#include <iostream>
using namespace std;
// dalam program ada 4 prosedur yang di gunakan
//prosedur pertama di gunakan untuk input data
// nilai untuk dalam prosedur pertama ada 2 parameter yaitu "int a[],int n" dalam fungsi main
// parameter a[] sebagai variabel dan n untuk batasan perulanagan
void baca_data(int a[], int n) {
int i;
for (i = 0; i < n; i++)
{ cout << "Data ke-" << i+1 << " : ";
cin >> a[i];
}
}
// prosedur kedua di gunakan untuk menampilkan data yang di inputkan
// nilai untuk dalam prosedur pertama ada 2 parameter yaitu "int a[],int n " dalam fungsi main
// parameter a[] sebagai variabel dan n untuk batasan
void cetak_data(int a[], int n) {
int i;
for (i = 0; i < n; i++)
cout << a[i] << " ";
cout << "\n";
}
// prosedur ketiga di gunakan untuk menukar nilai a ke b data yang di inputkan
// nilai untuk dalam prosedur pertama ada 2 parameter yaitu "int *a,int *b "
// nilai parameter int *a dan int *b di gunakan sebagai variabel
// nilai parametr int *a dan int *b diguanakan juga untuk tempat penukaran nilai
void tukar (int *a, int *b)
{ int temp;
temp = *a;
*a = *b;
*b = temp;
}
// prosedur keempat di gunakan untuk menukar nilai a ke b data yang di inputkan
// nilai untuk dalam prosedur pertama ada 2 parameter yaitu "int x[],int n "
// nilai parameter int x[] deklarasi fungsi main dan int n di gunakan sebagai inputan fungsi main
// dalam prosedur keempat ini di gunakan untuk memanggil prosedur ketiga untuk mengurutkan suatu nilai buble sorting
void buble_sort (int x[], int n)
{ int i, j;
for (i = 0; i<n-1; i++)
for (j = i+1; j<n; j++)
if (x[i] > x[j]) tukar(&x[i], &x[j]);
}
int main(int argc, char** argv) {
cout<<"\t\t*program mengurutkan deret bilangan dengan buble_sort*\n\n "<<endl;
// menampilkan nilai input variabel " nilai[8]={9,2,1,4,11,10,18,6}
int data[8]={9,2,1,4,11,10,18,6}, n=8;
cetak_data(data,n);//prosedur pemanggilan
buble_sort(data,n);//prosedur pemanggilan untuk mengurutkan nilai
cetak_data(data,n);//prosedur pemanggilan
return 0;
}
Tidak ada komentar:
Posting Komentar